Archives

gravatar

Dhani is a Yahudian ??? [Part 2]

Share/Bookmark

Bagi teman - teman yang pingin lihat videonnya silahkan di liat di bawah ini.....



....................readmore

gravatar

Dhani is a Yahudian ??? [Part 1]

Share/Bookmark

Apabila ditelusuri lebih mendalam ternyata SEMUA Album Dewa mengandung simbol-simbol Yahudi. Siapakah sebenarnya Dewa dan Ahmad Dhani?


....................readmore

gravatar

Pray for Indonesia

Share/Bookmark

Pray For Indonesia - Istilah Pray For Indonesia ramai di internet, khususnya di situs jejaring sosial twitter dan facebook. Pray For Indonesia ini sendiri ramai muncul berkaitan dengan Tsunami Mentawai dan meletusnya Gunung Merapi yang merupakan dua becana yang hampir secara bersamaan terjadi di Indonesia.

Sebenarnya tidak diketahui siapa sebenarnya yang pada awalnya mempelopori gerakan Pray For Indonesia. Namun aksi ini jelas terlihat dengan penampilan pita hitam dan lambang Burung Garuda sebagai simbolnya.

Kata Pray For Indonesia juga sempat menjadi trending topik di twitter dengan kata kunci #prayforindonesia. Bahkan beberapa artis dunia juga turut serta mengungkapkan rasa belasungkawa mereka dengan cara membuat tweet Pray For Indonesia.

Seperti Tom Cruise misalnya sempat membuat dua kali tweet dengan tema tentang bela sungkawa atas musibah bencana yang terjadi di Indonesia.

"Our hearts go out to the people of Merapi & Jakarta Indonesia," tulis Cruise dalam tweet pertamanya mengenai Indonesia, kemudian disusul dengan tweet yang lain dengan tulisan "Jika Anda tahu dari organisasi bantuan terbaik untuk membantu Indonesia terluka & pengungsi, beritahukan kami agar kami dapat lulus bersama", dimana tulisan ini sendiri mungkin hasil terjemahan melalui media translate.

Artis dunia lainnya yang juga turut mengungkapkan topik tentang Pray For Indonesia adalah Kim Kardashian, sosialita dan pebisnis cantik ini dalam Twitter-nya menuliskan, "My heart goes out to all those affected by the quake and the volcano eruption in Indonesia #lifeisprecious #prayforindonesia."

Justin Bieber juga tidak ketinggalan, melalui twitternya artis remaja yang populer di internet itu juga turut mengungkapkan simpatinya kepada Indonesia. "Just found out about the earthquake in Indonesia. everyone please pray for the people there. #prayforindonesia," tulis Bieber

Rasa simpati dan doa juga datang dari pasangan hidup Nicole Richie, Joel Madden. Ia berharap masyarakat Indonesia akan kuat menghadapi masalah ini. "Indonesia I love you be strong," begitulah bunyi dari tweet Joel Madden.

Selain itu, Joe Jonas, personel Jonas Brother, juga ambil bagian. Ia menulis, "#prayforindonesia so sad."

Dan, Prince Jackson, putra Michael Jackson, ikut menuliskan, "My heart broke for that notice! So just let's pray for our brothers They need our Help and Love and they Need of GOD! so #prayforindonesia."
....................readmore

gravatar

Mari bangkit PEMUDA ISLAM.......

Share/Bookmark



“Wahai para pemuda, kerahkan potensi dirimu selagi masih muda karena belum pernah aku lihat karya yang paling berharga selain yang dilakukan oleh para generasi muda”. (Ibnul Jauzy, Shifatush Shofwah, Jil. IV, hlm. 24).

Pemuda dengan segala kelebihan dan kekurangannya adalah tiang masa depan yang amat potensial. Mereka adalah kekuatan yang memotori kemajuan bagi peradaban manusia, sebab energi dari pemuda maha kuat pancarannya di tengah-tengah dunia. Karenanya masa muda adalah masa yang paling produktif.

Mengingat pentingnya arti masa muda inilah, maka tidak mengherankan bila seluruh perhatian terkonsentrasi pada pergerakan destruktif atau organisasi-organisasi di dunia untuk mengeksploitasinya. Sebab setiap perubahan yang terjadi pada kalangan pemuda adalah perubahan pula bagi bangsa dan peradabannya. Sebagai contoh; revolusi Perancis yang menumbangkan kekuasaan monarki digerakan oleh para pemuda. Perjuangan pro demokrasi di RRC dan Burma juga digerakkan oleh para pemuda. Medan Tiananmen di Beijing, Cina boleh menjadi saksi bagaimana keberanian pemuda-pemudi menyongsong desingan peluru demi cita-cita demokrasi yang didambakannya. Bahkan foto yang merekam keberanian seorang pemuda pro-demokrasi menyongsong iringan tank baja menjadi foto jurnalistik terbaik dunia pada waktu itu. Para pengikut setia Lenin dan Stalin di awal kemenangan komunis di Uni Soviet kebanyakannya adalah para pemuda. Pemuda Michail Gorbacev ketika berusia 18 tahun menulis, “Lenin adalah ayahku, guruku dan Tuhanku”.

Perubahan yang di maksud juga pernah terjadi pada zaman Rasulullah Saw, dimana beliau lebih memusatkan dakwahnya kepada pemuda dari usia 8 hingga 40 tahun. Sehingga Rasulullah Saw pun bersabda, “Perjuanganku didukung oleh pemuda, oleh sebab itu wasiat yang baik untuk mereka”.

Pada akhirnya ditangan merekalah berdiri Daulah Islamiyah dan mereka menjadi pemimpin bagi dunia dan mengaturnya dibawah panji-panji Islam. Mereka meraih ketinggian itu atas dasar kesadaran yang tertanam dalam benaknya bahwa masa muda adalah masa yang paling menentukan dalam meniti langkah berikutnya. Akan tetapi situasi yang kita lihat saat ini menampakkan perbedaan yang cukup mencolok di banding dengan periode sebelumnya. Di zaman modern ini tidak jarang para generasi mudanya terbuai dalam impian-impian kosong, terpedaya oleh gemerlapnya duniawi yang semu dan menjadi propaganda-propaganda utama perzinaan. Mereka tidak mempunyai aktifitas yang mengarah pada kebaikan dunia dan akhirat selain hanya hura-hura memperturutkan hawa nafsunya.

Kini, apakah yang sedang dilakukan dan dipikirkan oleh pemuda berusia 8 hingga 23 tahun? Remaja dan pemuda sekarang lebih aktif untuk memuaskan hawa nafsunya. Lihatlah cara berpakaian mereka, cara bergaul, kreatifitas dan sejenisnya. Gambaran remaja dan pemuda-pemudi yang tampil di berbagai media, tak ada bedanya antara mereka (yang mengaku Muslim) dengan artis-artis yang jelas menyebarkan kekufuran dan kesesatannya, realitas inilah yang terpampang di depan mata dan telinga kita.

Kita tidak mengelak bahwa sebenarnya jumlah umat Islam di seluruh dunia yang mencapai lebih dari satu milyar, tidak mampu ‘berbicara’ dalam forum internasional, dibidang apapun. Sekiranya Allah SWT tidak menganugrahkan kepada kita Shahwah Islamiyah (kebangkitan Islam), niscaya bencana itu akan menimpa secara menyeluruh diatas dunia. Karenanya, diharapkan dengan adanya dakwah dan tarbiyah yang dilakukan secara intensif, para aktifisnya mampu mengatasi dan mengarahkan generasi muda ke jalan yang lurus.

Dalam hal ini, Imam Asy Syahid Hasan Al Banna pernah berkata, “Sesungguhnya sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang didalamnya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya, dan siap untuk beramal dan berkorban dalam mewujudkannya. Keempat rukun ini yakni; (1) Keimanan, (2) Keikhlasan, (3) Semangat, dan (4) Amal, merupakan karakter yang melekat pada diri pemuda, karena sesungguhnya dasar keimanan itu adalah hati yang peka, dasar keikhlasan adalah hati yang jernih, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah tekad yang membaja. Itu semua tidak terdapat kecuali pada diri para pemuda. Oleh karena itu, sejak dahulu hingga sekarang, pemuda merupakan pilar kebangkitan setiap umat, rahasia kekuatan pada setiap kebangkitan, dan pembawa bendera setiap fikrah. ‘ Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk’. (QS. Al Kahfi: 13)”. (Prof. Dr. Abdul Hamid Al Ghazali, Pilar-Pilar Kebangkitan Umat, hlm. 57).

Dengan demikian pemuda telah mengikrarkan dirinya untuk sebuah kebangkitan atau kemunduran sebuah peradaban. Dalam sejarah dunia, pemuda terus-menerus mempelopori aksi-aksi yang mengundang decak kagum sampai hinaan yang paling hina, demikian pula terjadi pada sejarah Islam yang melahirkan mujahid-mujahid muda unggul dalam setiap tahun dan abad. Nabi Muhammad SAW ketika diangkat Rasul berumur empat puluh tahun. Pengikut beliau yang utama adalah pemuda. Diantaranya Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam, masing-masing berumur 8 tahun, Thalhah bin Ubaidillah (11), al Arqam bin Abil Arqam (12), Abdullah bin Mas’ud (14), Sa’ad bin Abi Waqash (17), Umar bin Khatthab (26), Ja’far bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritshah (20), Mushab bin Umair (24), Abu Bakar Ash Shiddiq (37), Hamzah bin Abdul Muthalib (42), dan sebagainya. Dikalangan  perempuan diantaranya Siti Khadijah, Siti Aisyah, Fatimah bin Khatthab, Sumayyah bin Khayyat, dan banyak lagi yang lainnya.

Diantara generasi selanjutnya dapat kita lihat contohnya, Imam Syafi’i telah hafal Al Qur’an pada umur 9 tahun dan mulai diminta ijtihadnya pada usia kira-kira 13 tahun, sebelum akhirnya ia menjadi mujtahid dan salah satu imam madzhab terkemuka. Hasan Al Banna mendirikan gerakan Ikhwanul Muslimin pada usia 23 tahun. Usamah bin Ziad telah memimpin pasukan besar pada usia 18 tahun. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Sesungguhnya jihad pemuda bagaikan kekuatan yang bergelora,
sebab mereka akan menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru yang baik,
mewujudkan cita-cita yang tak akan pernah sanggup dicapai
oleh orang-orang yang lemah dan tidak memiliki semangat
(Imam Hasan Al Banna)
....................readmore

gravatar

[TRUE STORY] Bekas Pelayan Tuhan Yesus Masuk Islam [NO SARA] [MUSLIM ONLY]

Share/Bookmark

Maaf rek ane ga ada maksud pd posting  ini.....

waktu jln2 di mbah google ane nemu yg beginian...

akhirnya ane membuat posting ini supaya arek2 yang lain bs membacanya jg
cekibrooooootttt.......................

....................readmore

Kalender

Banner Back Link



Untuk yang mau tukar & naruh banner seperti di atas tinggal copy & paste kode berikut

Bahasa

SMS Gratis

Pengikut